KKMI DIY Mantapkan Sinergi dan Strategi Peningkatan Mutu Madrasah di Gunung Kidul

Kemenag SlemaN News (MIN 1 Sleman) Gunung Kidul, Selasa, 21 Oktober 2025 — Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (KKKMI) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di MIN 5 Gunungkidul. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum penting untuk mengevaluasi program dan menyusun langkah strategis peningkatan mutu madrasah di wilayah DIY.

Acara dibuka dengan penuh keakraban. Kepala MIN 5 Gunungkidul, Ibu Sunaryanti, S.Pd.I, menyampaikan sambutan dan ucapan terima kasih atas kehadiran para kepala madrasah dari seluruh kabupaten/kota di DIY. Beliau berharap kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi dan semangat bersama dalam memajukan madrasah.

Selanjutnya, Ketua K3MI Provinsi DIY, Bapak Kasmad, memaparkan hasil evaluasi program yang telah berjalan, termasuk pelatihan guru dalam ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) baik secara daring maupun luring. Beliau juga menyampaikan bahwa sisa anggaran kegiatan akan dialokasikan untuk pengadaan seragam batik atau jaket K3MI sebagai identitas bersama.

Dalam sesi pembahasan strategi dan solusi pengembangan olimpiade madrasah, para peserta sepakat bahwa keberhasilan lomba sangat bergantung pada tiga unsur utama:

  1. Adanya program pembinaan di madrasah,
  2. Guru yang semangat dan kreatif, serta
  3. Siswa yang berbakat dan termotivasi.

Ketiga aspek tersebut, menurut Bapak Kasmad, harus berjalan selaras untuk menghasilkan prestasi yang berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya penguatan calistung (membaca, menulis, berhitung) di kelas bawah sebagai dasar pembelajaran yang matang serta perlunya motivasi berkala bagi siswa dan guru.

Rakor juga membahas rencana pelaksanaan Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) yang direncanakan menjadi agenda rutin tahunan. Selain itu, peserta menerima materi mengenai pelatihan pengelolaan anggaran, terutama penggunaan kode 521112 untuk kegiatan seperti PPDB, PKM, KSM, pengembangan potensi siswa, dan OMI.

Pada akhir kegiatan, Ibu Laily menyampaikan laporan keuangan K3MI dengan saldo kas per Oktober 2025 sebesar Rp9.350.000. Sebagai penutup, disampaikan pula rencana kegiatan penyegaran (refreshing) di Sungai Maron, Pacitan, sebagai bentuk kebersamaan dan penyemangat bagi para kepala madrasah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antar kepala madrasah di Provinsi DIY semakin solid, dan berbagai program pengembangan madrasah dapat berjalan efektif serta berdampak nyata bagi mutu pendidikan madrasah di Yogyakarta. (ADP)