
Kemenag Sleman News (MIN 1 Seman) 23 Oktober 2025 — Sebanyak puluhan siswa dan siswi MIN 1 Sleman turut berpartisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) dan Wisuda Tahfidz yang diselenggarakan secara kolaboratif oleh tiga madrasah integrasi: MAN 3 Sleman, MTsN 6 Sleman, dan MIN 1 Sleman.
Acara berlangsung melalui tiga tahapan penting, dimulai dengan Uji Tahfidz oleh Tim JQH (Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh) pada tanggal 14 Oktober 2025. Tahapan ini menjadi proses seleksi dan verifikasi capaian hafalan para peserta dari seluruh jenjang, mulai dari madrasah ibtidaiyah hingga aliyah.
Tahapan kedua dilaksanakan pada 21 Oktober 2025, berupa kegiatan Sima’an dan Khotmil Qur’an, yaitu pembacaan Al-Qur’an secara bersama-sama dan tuntas oleh para peserta wisuda. Suasana khidmat mewarnai kegiatan ini, menunjukkan kecintaan para santri terhadap Al-Qur’an.
Puncak acara digelar pada 23 Oktober 2025 dengan pelaksanaan Wisuda Tahfidz dan Pengajian Akbar dalam rangka Hari Santri Nasional 2025. Dalam kesempatan istimewa ini, Kepala MIN 1 Sleman, Ibu Ummu Aiman, M.Pd.I., secara resmi membuka acara puncak dengan penuh semangat. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas semangat para santri dalam menghafal dan mencintai Al-Qur’an.
“Peringatan Hari Santri Nasional ini bukan hanya bentuk penghormatan terhadap perjuangan para santri dalam sejarah bangsa, tetapi juga menjadi momen spiritual untuk memperkuat komitmen generasi muda dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan,” ujar beliau.

Kegiatan Wisuda Tahfidz kali ini menjadi sangat istimewa karena melibatkan lintas jenjang pendidikan dan menunjukkan kolaborasi yang kuat antara tiga satuan pendidikan di bawah Kementerian Agama Sleman. Siswa-siswi MIN 1 Sleman yang diwisuda merupakan para hafidz dan hafidzah cilik yang telah menyelesaikan hafalan minimal satu juz, dengan mayoritas peserta menyelesaikan Juz 30.
Acara ditutup dengan Pengajian Akbar yang menghadirkan penceramah kondang dari wilayah Yogyakarta dan disambut antusias oleh seluruh peserta, guru, dan wali murid. Rangkaian peringatan ini diharapkan mampu memperkuat karakter keislaman siswa, serta menumbuhkan semangat menjadi generasi Qur’ani yang cinta tanah air. (MAZ)


Komentar Terbaru