
Kemenag Sleman News (MIN 1 Sleman) Balai Desa Sendangadi, 16 September 2025 – Dalam rangka memperkuat karakter, profesionalisme, serta spiritualitas para pendidik, Kapanewon Mlati menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Profesi dan Rohani bagi Guru dan Tenaga Kependidikan SD se-Kapanewon Mlati. Kegiatan ini bertempat di Balai Desa Sendangadi, dan dihadiri oleh berbagai elemen pendidikan, termasuk Kepala Sekolah, guru, dan tenaga kependidikan dari seluruh SD di wilayah Kapanewon Mlati.
Dalam sambutannya, Bapak Mustadi, S.Sos., MM, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kesempatan bersilaturahmi dengan para guru di lingkungan Kapanewon Mlati. Ia menilai bahwa kegiatan yang digagas oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kapanewon Mlati ini merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Saya sangat bangga dan mengapresiasi program yang dilaksanakan oleh K3S Kapanewon Mlati. Semoga silaturahmi yang terjalin hari ini bisa memperkuat sinergi kita dalam membangun pendidikan yang bermakna,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan pesan dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, bahwa membangun sumber daya manusia (SDM) generasi muda adalah sebuah kewajiban, agar Indonesia dapat berperan lebih optimal di kancah global. Menurutnya, keberhasilan bangsa Indonesia dalam menjaga persatuan dan kesatuan selama lebih dari 80 tahun kemerdekaan, tidak terlepas dari kontribusi dunia pendidikan.
Dalam konteks keberagaman, kegiatan pembinaan rohani yang diikuti oleh guru-guru baik yang beragama Islam maupun non-Islam menjadi contoh nyata praktik pendidikan yang berkeadilan dan moderatif, yang menghargai perbedaan dan menanamkan nilai persatuan.
Salah satu fokus yang disampaikan adalah implementasi “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”, sebagai bagian dari prioritas nasional di bidang pendidikan dasar dan menengah. Kebiasaan ini diharapkan membentuk karakter siswa yang bertakwa, disiplin, dan berakhlak mulia sejak bangun tidur hingga kembali tidur.
“Mari kita kuatkan landasan keimanan dan ketakwaan anak-anak kita. Sebab dari pundak bapak ibu guru lahir generasi emas yang akan membawa bangsa ini menuju masa depan yang gemilang,” pesan beliau kepada seluruh peserta.
Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kompetensi guru melalui berbagai pelatihan dan pendampingan, termasuk untuk kepala sekolah, pengawas, serta layanan bimbingan dan konseling (BK). Upaya ini sejalan dengan semangat mewujudkan “Pendidikan Bermutu untuk Semua.”
Mengakhiri sambutannya, Bapak Mustadi mengajak seluruh guru untuk senantiasa merangkul dan melindungi anak-anak, karena doa dan dukungan orang tua di rumah, serta pendampingan guru di sekolah, adalah kunci agar anak-anak mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan tumbuh menjadi pribadi unggul. (ADP)


Komentar Terbaru